Apa Saja Peran Lembaga Keuangan? Simak Penjelasannya

Peran Lembaga Keuangan

Aktivitas perekonomian berjalan setiap saat. Transaksi demi transaksi terjadi dalam waktu yang cukup singkat. Disini peran lembaga keuangan tentu sangat sentral. Lalu apa saja peran lembaga kuangan? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Pengertian Lembaga Keuangan

Apakah yang dimaksud lembaga keuangan? Secara sederhana, lembaga keuangan bukan bank, sementara bank dapat diartikan sebagai lembaga yang mengelola uang yang beredar di masyarakat.

Sedangkan menurut Pasal 1 Undang-Undang No. 14 Tahun 1967, lembaga keuangan merupakan lembaga yang kegiatan utamanya yaitu menarik dana dari nasabah atau masyarakat, untuk disalurkan kembali ke masyarakat.

Jadi, dalam artian lain dapat dikatakan bahwa lembaga keuangan adalah badan apapun yang memiliki kegiatan terkait menarik dana dari masyarakat ataupun mengalirkan dana ke masyarakat dengan beragam tujuan. 

Fungsi Lembaga Keuangan

Keberadaan lembaga keuangan, baik bak maupun non-bank memiliki fungsi yang signifikan dalam dunia perekonomian.

  Daftar Nomor Telepon PLN Lengkap Terbaru

Setidaknya ada lima fungsi lembaga keuangan, sebagai berikut:

  • Lembaga keuangan punya fungsi sebagai penyedia jasa sistem pembayaran. Beberapa contohnya ialah cek, giro, transfer uang, dan kartu kredit.
  • Sebagai lembaga dengan fungsi untuk menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman dengan suku bunga tertentu, untuk membangun perekonomian negara.
  • Menjadi lembaga perantara dengan mengumpulkan dana dari masyarakat dan mendistribusikannya kembali.
  • Menerapkan ekenomi kerakyatan dengan tujuan mengatasi¬†masalah ekonomi yang sering dihadapi oleh para pelaku usaha.
  • Sebagai lembaga yang mengimplementasikan prinsip ekonomi. Dengan tujuan untuk mengatasi inflasi dan menambah perputaran uang.

Peran Lembaga Keuangan

Hadirnya lembaga keuangan di Indonesia, baik lembaga keuangan bank maupun nonbank memiliki peranan yang signifikan bagi perekonomian.

Nah, berikut dirangkum Artikeloka.com mengenai empat poin utama dari peran lembaga keuangan, sebagai berikut:

1. Sarana Pengalihan Aset

Poin pertama peran lembaga keuangan baik bank maupun nonbank adalah pengalihan aset. Pengalihan aset yang dimaksud yaitu dalam bentuk pinjaman.

Dengan pemilik dana meletakkan uangnya dalam jangka waktu tertentu, lembaga keuangan bank maupun nonbank akan melakukan pengalihan aset likuid unit surplus menjadi unit defisit.

Jumlah uang yang dititipkan oleh pemilik dana kepada lembaga keuangan, akan dijadikan modal oleh lembaga keuangan untuk melakukan aktivitas peminjaman, yang masa pinjamnya telah ditentukan.

  Template Excel Laporan Keuangan, Download Lengkap

2. Sarana Transaksi Keuangan

Dalam upaya memenuhi kebutuhan harian, seseorang pasti tidak akan terhindar dari kegiatan transaksi. Transaksi tersebut dapat berupa barang atau jasa. Tentu agar transaksi tersebut lancar, diperlukan alat tukar berupa uang.

Di sinilah lembaga keuangan berperan. Beragam produk yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan baik bank ataupun nonbank tersebut dapat digunakan sebagai pengganti alat tukar tersebut. Beberapa produk tersebut di antaranya adalah giro, tabungan, deposito, dan saham. 

3. Sarana Penyalur Likuiditas

Lembaga keuangan bank dan nonbank memiliki berbagai macam produk. Sebut saja seperti tabungan, deposito, giro, dan surat utang. Tentu saja, beda produk keuangan, beda pula tingkat likuiditasnya. Likuiditas sendiri secara sederhana dapat didefinisikan sebagai kemampuan individu atau lembaga untuk melunasi utang. Kemampuan melunasi utang yang dimaksud biasanya berupa mencairkan sejumlah uang tertentu.

Beberapa orang memilih produk keuangan yang likuiditasnya cukup besar. Sehingga, mereka kelebihan likuiditas. Di sisi lain, ada pula orang yang membutuhkan likuiditas besar, akan tetapi likuiditas produk keuangan yang dimiliki terlalu kecil.

Oleh sebab itu, inilah salah satu peran dari lembaga keuangan bank ataupun nonbank. Lembaga keuangan dapat menyalurkan likuiditas tersebut, dengan mengirimkan dana kepada yang pihak yang membutuhkan likuiditas tinggi, dengan memanfaatkan kelebihan likuiditas tadi.

  Cara bisa menyimpan Uang

4. Sarana Efisiensi Transaksi

Dalam aspek kegiatan ekonomi, kegiatan meminjam dan meminjamkan sudah menjadi hal yang lumrah. Terlebih lagi dalam dunia bisnis. Tidak heran, banyak sekali jasa peminjaman uang tunai baik yang berbasis daring maupun luring.

Akan tetapi, ada satu permasalahan yang seringkali terjadi. Informasi yang diketahui baik peminjam maupun investor terdapat ketidaksimetrisan di dalamnya. Hal ini berujung pada tidak sebandingnya biaya dari kegiatan pinjaman tersebut, baik terlalu tinggi ataupun terlalu rendah.

Karena itu, disinilah lembaga keuangan berperan. Lembaga keuangan bank dan nonbank dapat menyediakan informasi yang tidak simetris itu tadi. Dengan demikian, biaya yang terjadi pun tidak terlalu tinggi ataupun rendah. Ditambah pula dengan ketentuan bank dan nonbank yang dapat menurunkan biaya transaksinya dengan jangkauan pelayanan.

Itu dia bahasan singkat tentang apa itu lembaga keuangan dan fungsi lembaga keuangan. Ternyata fungsi hadirnya lembaga keuangan cukup sentral.

Ringkasan

Sekarang teman-teman Artikeloka.com sudah memahami definisi lembaga keuangan, fungsi, serta sejumlah peran lembaga keuangan yang tentunya cukup penting untuk kalian ketahui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *