Kenapa Laptop Lemot Saat Update Windows?

kenapa laptop lemot saat update

Jika Anda punya pertanyaan kenapa laptop lemot saat udate Windows 11 atau Windows 10, berikut ini ulasan yang akan menjawab pertanyaan Anda tersebut dimana users sudah terbiasa menjumpai Windows lemot saat sedang terjadi update.

Windows adalah sebuah OS atau Sistem Operasi komputer dengan basis pengguna yang cukup besar. Selain Windows, kita juga diberikan pilihan lain seperti macOS dan Linux. Namun, Windows masih menjadi pilihan menarik bagi sebagian besar pengguna komputer.

Kinerja sebuah laptop diukur dari spesifikasi perangkat secara keseluruhan, mulai CPU, RAM, dan sebagainya. Semakin minimal spek laptop Anda, maka akan terasa sangat lemot saat Windows sedang melakukan update secara otomatis. Dan yang perlu diketahui, frekuensi update Windows otomatis bisa terjadi dengan cukup sering.

Kenapa Laptop Lemot Saat Update Windows 11?

Penyebab laptop lemot saat update Windows 11 berlangsung adalah karena sebagian besar sumberdaya laptop Anda dialokasikan untuk keperluan proses update tersebut. Jadi, laptop secara tiba-tiba menjadi lambat adalah satu kondisi yang tidak mengherankan ketika laptop Anda sedang update Windows secara otomatis.

  6 Cara Menyikapi Laptop Lemot Windows 11

Sebenarnya update Windows tidak akan terlalu mengganggu performa laptop Anda, namun itu dengan catatan spek laptop Anda relatif bagus. Adapun jika spesifikasi hardware laptop Anda relatif minimal, maka dapat dipastikan kinerjanya akan menurun drastis saat update Windows 10 berlangsung.

Cara Memperbaiki Windows 10 Lemot Setelah Update

Meskipun poin yang disebutkan diatas mencakup sebagian besar kasus Windows 10 lambat, namun Anda mungkin mendapati laptop Anda menjadi lebih lemot setelah di update.

Jadi, apa pun penyebab lambatnya laptop Windows 10 atau Windows 11 Anda, jika Anda mengikuti metode yang tercantum dalam panduan ini sampai akhir, mestinya laptop Anda akan kembali normal dalam waktu singkat.

1. Restart Laptop Anda

Dalam kebanyakan kasus, ketika Anda mendapatkan pembaruan untuk Windows 10, PC Anda akan restart sendiri selama pembaruan berlangsung. Namun jika PC Anda melewatkan langkah penting ini karena alasan tertentu, melakukan reboot manual dengan cepat akan memberi dampak untuk performa laptop Anda.

Reboot akan mengosongkan memori perangkat Anda dari aplikasi yang sebelumnya menggunakannya. Dalam hal ini, restart laptop dapat membantu Anda memperbaiki Windows 10 Anda yang melambat setelah update.

2. Kembalikan Update Windows Terbaru

Jika pembaruan baru menyebabkan Windows 10 lemot, mengembalikan pembaruan akan mengatasi masalah tersebut. Untungnya, Microsoft telah mempermudah ini dengan mengizinkan Anda menghapus pembaruan Windows secara manual. Hapus pembaruan terkini dan tunda pembaruan PC Windows Anda sampai Microsoft dapat mengatasi bug apa pun di dalamnya.

  Cara Berbagi Koneksi Dari HP Menggunakan Hotspot Portable

3. Perbaiki File Sistem yang Rusak

Terkadang file Windows yang penting bagi sistem mungkin rusak setelah update. File Sistem di Windows sangat penting untuk kelancaran pengoperasian komputer Anda, jadi jika rusak, dapat menyebabkan masalah kinerja lambat pada Windows 10.

Anda dapat memperbaiki kerusakan melalui System File Checker, alat gratis yang dikembangkan oleh Microsoft yang berguna untuk masalah PC seperti ini. Alat ini bekerja dengan memindai seluruh PC Anda dan kemudian memperbaiki masalah apa pun.

Setelah pemindaian selesai, silahkan restart sistem Anda. Jika pembaruan terkini memang menyebabkan kerusakan, metode ini akan memperbaikinya.

Jika perintah SFC gagal memulihkan file Anda, gunakan perintah Deployment Image Servicing and Management (DISM) sebagai gantinya. Ini adalah alat diagnostik Windows lainnya yang dibuat oleh Microsoft, dan meskipun ada beberapa perbedaan antara SFC dan DISM, pada dasarnya alat ini mencoba memecahkan jenis masalah serupa. Jalankan pemindaian DISM, lalu jalankan kembali perintah SFC untuk memperbaiki kesalahan apa pun.

Apabila Anda tidak yakin bagaimana menjalankan salah satu perintah ini, lihat cara memperbaiki file Windows yang rusak dengan alat bawaan Windows.

4. Nonaktifkan Aplikasi Aktif di Background

Terkadang, aplikasi di background yang tidak diperlukan dapat menyebabkan Windows 10 menjadi lemot setelah update selesai. Oleh karena itu, Anda dapat mencoba menonaktifkannya untuk melihat apakah tindakan tersebut menyelesaikan masalah.

  Cara Mengaktifkan Play Store yang Dinonaktifkan Atau Terhapus

Windows 10 hadir dengan banyak aplikasi pra-instal. Dan dalam banyak kasus, aplikasi ini akan tetap berjalan di latar belakang, bahkan saat Anda tidak menggunakannya. Namun hal tersebut tidak perlu dilakukan, karena sebagian besar darinya tidak benar-benar diperlukan agar Windows 10 dapat berfungsi.

Aplikasi tersebut menghabiskan sumber daya komputer Anda. Dengan demikian, Anda dapat menyikapinya dengan tidak membiarkan terlalu banyak proses di latar belakang yang berjalan pada laptop Anda agar Windows tidak menjadi lemot.

5. Jalankan Pemulihan Sistem Windows

Pemulihan Sistem adalah alat gratis yang berfungsi dengan mengembalikan Windows Anda ke waktu dimana semuanya berfungsi dengan baik di laptop Anda. Ini adalah alat yang cukup berguna, terutama ketika Anda perlu mengembalikan PC Anda ke kondisi dimana semuanya berfungsi normal.

Silahkan menggunakan Pemulihan Sistem untuk mengembalikan Windows dan membatalkan perubahan apa pun yang menyebabkan PC Anda lambat. Namun, sebagai catatan, Anda harus sudah membuat titik Pemulihan Sistem di Windows terlebih dahulu sebelum Anda dapat menggunakan fitur ini.

6. Lakukan Factory Reset

Pilihan terakhir untuk laptop Windows 10 yang lemot adalah dengan melakukan factory reset Windows dan memulai dari awal. Namun, pastikan Anda telah mempertimbangkannya karena factory reset akan membawa komputer Anda ke kondisi awal (baru).